Tour Bromo 2017 Cycling

Minggu lalu, jam segini (10.20 am) saya dan teman-teman lainnya yang mengikuti Tour Bromo 2017 Cycling yang diadakan oleh Jawapos sedang berjuang hidup dan mati (hehehe), mencari nafas tambahan dan tenaga cadangan agar putaran kaki tetap stabil dan kuat untuk memutar groupset dari sepeda yang kami naiki agar tetap mampu survive menanjak.

Jam segini kisaran waktu kami mulai start dari Pitstop 2 ke garis Finish di Wonokitri Tengger. Udara di pitstop 2 masih cenderung panas membuat saya melepas retsleting jersey pink yang saya gunakan, asli gerah banget apalagi saya lagi terkena flu sehingga badan terasa lebih panas dibuatnya.

RPM kaki tetap stabil di kisaran 50 – 60 rpm, posisi gir sudah maksimal (seenak-enaknya kaki), depan di 36 dan belakang di 40. Kecepatan konstan 5 – 7 km/jam, stabil. Saya yang gak ngoyo ini, yang gak perlu curi-curi start dan ngejar COM (Queen of Mountain hahaha) ataupun 10 besar dari 1200 peserta seperti status teman di Facebooknya hahaha, bergerak stabil menikmati indahnya alam menuju ke Tengger. Dan seperti yang sudah saya rencanakan pokoknya sekitar 2 – 3 km saya mesti stop sekedar melemaskan pinggang dan leher (kaki sih aman2 aja tanpa kram hehehe), nafas yang agak memburu dan foto-foto tentunya.

Baca Selengkapnya

Menjajal Google Cloud Platform

Sudah lama saya menggunakan fitur-fitur dari Google, mulai dari email dengan GMailnya, hingga email dengan nama domain sendiri (dulu gratis sekarang bayar, dan Alhamdulillah karena daftar sejak lama jadi masih gratis hingga saat ini). Pembuat grafis statistik, dan GIS API yang saya manfaatkan dan gunakan saat saya menyusun Thesis tentang pemodelan Sistem Informasi Geografis saat sekolah dulu. Penyimpan dan pensinkron data-data penting saya (penting gak penting deh hehehe) dari komputer kantor, ke komputer rumah, hingga ke smartphone dengan Google Drive.

Fitur kalendernya pun saya manfaatkan untuk merekam jadwal, mulai dari jadwal kegiatan kantor, pribadi hingga jadwal keberangkatan tiket pesawat dari klien-klien yang membeli tiket pesawat lewat saya. Pokoknya super banget deh, banyak banget fitur-fitur yang sangat membantu dan mempermudah hidup ini. Bahkan yang paling penting saat ini adalah Androidnya yang terinstall dengan manis di Smartphone Samsung saya, sehingga saya bisa melakukan survey dengan GPS Offline dengan aplikasi trackingnya, hingga mengaji membaca Kalam Ilahi. Semuanya ada di dalam satu perangkat yang sama. Sungguh luar biasa.

Nah kali ini, saya sedang asyik menjajal (mungkin lebih cocok mencoba) salah satu produknya yaitu Google Cloud Platform. Karena saya masih sangat gaptek, maka fitur yang saya gunakan dari Google Cloud Platform adalah Compute Engine yang dalam kaidah gapteknya bisa disamakan dengan Virtual Private Server atau VPS.

Baca Selengkapnya

Akhirnya Indihome Terpasang Juga

Akhirnya perjuangan yang cukup melelahkan (harus bolak-balik dan telpon sana sini dan tag sana sini hehehe) terbayar sudah. Migrasi dari Speedy ke Indihome akhirnya terlaksana juga, mungkin bisa dibaca tulisan saya sebelumnya tentang kekecewaan saya terhadap Telkom:

Slot Penuh Indihome Versi Telkom

Hari Rabu minggu lalu saya dapat telpon dari petugas pemasangan bahwa mereka akan datang ke rumah saya untuk melakukan Migrasi dari Speedy ke Indihome, rencananya mereka akan memindahkan slot/kabel dari pelanggan lain yang nunggak pembayaran hingga 3 bulan lamanya (menurut infonya). Pemasangan tidak berlangsung lama dan sekitar sebelum Maghrib semua kabel sudah terpasang berikut modemnya.

Baca Selengkapnya

WordPress Permalinks di OpenBSD HTTPD

Ternyata sudah lama saya gak menulis lagi artikel-artikel terkait tentang administrasi server. Terakhir saya lakukan satu tahun yang lalu terkait tentang OpenBSD yang memang saat ini menjadi salah satu pilihan saya dalam memanage beberapa server yang saya kelola. Selain simpel, OpenBSD bisa dibilang ringan dan merupakan salah satu sistem operasi yang terkenal dengan tingkat sekuriti yang tinggi.

Saya pun telah menulis beberapa artikel penting sebagai catatan saya dalam membuat Web Server, antara lain:

  1. Secure Web Server dengan OpenBSD
  2. VirtualHost di OpenBSD HTTPD

Nah kali ini, saya akan menulis tentang bagaimana membuat OpenBSD HTTPD mampu untuk membaca alamat URL yang cantik untuk WordPress yang biasa disebut WordPress Permalinks.

Baca Selengkapnya