Menjajal Google Cloud Platform

Sudah lama saya menggunakan fitur-fitur dari Google, mulai dari email dengan GMailnya, hingga email dengan nama domain sendiri (dulu gratis sekarang bayar, dan Alhamdulillah karena daftar sejak lama jadi masih gratis hingga saat ini). Pembuat grafis statistik, dan GIS API yang saya manfaatkan dan gunakan saat saya menyusun Thesis tentang pemodelan Sistem Informasi Geografis saat sekolah dulu. Penyimpan dan pensinkron data-data penting saya (penting gak penting deh hehehe) dari komputer kantor, ke komputer rumah, hingga ke smartphone dengan Google Drive.

Fitur kalendernya pun saya manfaatkan untuk merekam jadwal, mulai dari jadwal kegiatan kantor, pribadi hingga jadwal keberangkatan tiket pesawat dari klien-klien yang membeli tiket pesawat lewat saya. Pokoknya super banget deh, banyak banget fitur-fitur yang sangat membantu dan mempermudah hidup ini. Bahkan yang paling penting saat ini adalah Androidnya yang terinstall dengan manis di Smartphone Samsung saya, sehingga saya bisa melakukan survey dengan GPS Offline dengan aplikasi trackingnya, hingga mengaji membaca Kalam Ilahi. Semuanya ada di dalam satu perangkat yang sama. Sungguh luar biasa.

Nah kali ini, saya sedang asyik menjajal (mungkin lebih cocok mencoba) salah satu produknya yaitu Google Cloud Platform. Karena saya masih sangat gaptek, maka fitur yang saya gunakan dari Google Cloud Platform adalah Compute Engine yang dalam kaidah gapteknya bisa disamakan dengan Virtual Private Server atau VPS.

Baca Selengkapnya

WordPress Permalinks di OpenBSD HTTPD

Ternyata sudah lama saya gak menulis lagi artikel-artikel terkait tentang administrasi server. Terakhir saya lakukan satu tahun yang lalu terkait tentang OpenBSD yang memang saat ini menjadi salah satu pilihan saya dalam memanage beberapa server yang saya kelola. Selain simpel, OpenBSD bisa dibilang ringan dan merupakan salah satu sistem operasi yang terkenal dengan tingkat sekuriti yang tinggi.

Saya pun telah menulis beberapa artikel penting sebagai catatan saya dalam membuat Web Server, antara lain:

  1. Secure Web Server dengan OpenBSD
  2. VirtualHost di OpenBSD HTTPD

Nah kali ini, saya akan menulis tentang bagaimana membuat OpenBSD HTTPD mampu untuk membaca alamat URL yang cantik untuk WordPress yang biasa disebut WordPress Permalinks.

Baca Selengkapnya

Per – CHMOD – an

Alhamdulillah, setelah sekian lama nggak nulis di blog ini, akhirnya hari ini ada sesuatu yang seharusnya saya tulis di blog ini biar gak lupa, siapa tahu bermanfaat juga buat teman-teman yang kebetulan nyari bahasan tentang CHMOD.

CHMOD itu sendiri adalah perintah di dunia Linux / Unix untuk mengatur permisi dari suatu file atau direktori. Ada 3 parameter penting terkait CHMOD ini yang jika disingkat menjadi misalnya XYZ, dimana X adalah Owner, Y adalah Group, dan yang terakhir adalah Z untukĀ Other/World. Nah yang penting di sini adalah level-level hak akses atau permisi dalam bentuk angka yang akan saya jelaskan berikut ini:

Baca Selengkapnya

Virtualhost di OpenBSD HTTPD

Di artikel sebelumnya, saya telah membuat artikel dengan judul “Secure Webserver dengan OpenBSD“. Nah kali ini saya akan melanjutkan bahasan topik ini, yaitu bagaimana membuat “Virtualhost di OpenBSD HTTPD“. Sama seperti sebelumnya, nyetting Virtualhost di OpenBSD HTTPD bukanlah sesuatu yang sulit, bisa dikatakan sangat mudah, semudah ngetik teks di Vi Editor hehehe.

Perlu diketahui, bahwa semua file webserver anda secara default diletakkan di bawah folder /var/www. Dan mudahnya, hanya 1 file konfigurasi yang perlu anda modifikasi agar Virtualhost bisa berjalan dengan sempurna. Pada contoh kali ini, saya akan membuat folder baru di bawah /var/www, yaitu folder sites, yang nantinya akan diisi dengan folder-folder dari website yang saya miliki.

Baca Selengkapnya

Secure Webserver Dengan OpenBSD

bsd-logoLama sudah gak nulis tutorial sekedar buat catatan pribadi dengan harapan juga bermanfaat buat orang banyak. Nah kali ini saya akan menuliskan pengalaman saya dalam sebuah proses instalasi “Secure Webserver dengan OpenBSD“.

Kesannya angker banget ya hehehe, OpenBSD gitu loh, sebuah OS dengan julukan “Secure by Default“. Dan entah kenapa kok saya merasa lebih nyaman dengan OS bergenre BSD, seperti FreeBSD dan kali ini OpenBSD. Tampaknya ada sesuatu yang menyentuh di hati sehingga jadi cinta dan mencoba familiar dengan OS yang satu ini.

Jangan dianggap susah ya, semuanya mudah, dan gak pake bingung, asal sudah terbiasa dengan segala sesuatu bertema *NIX, maka teman-teman akan dengan mudah memahaminya.

Baca Selengkapnya