Beberapa bulan lalu Mac saya mulai mengeluh ruang penyimpanannya menipis. Saya periksa folder-folder saya sendiri, dan tidak ada yang besar. Dokumen, foto, proyek — semuanya wajar.
Yang memenuhi disk bukan berkas saya. Itu tumpukan yang dibuat sendiri oleh aplikasi-aplikasi yang saya pakai, di tempat yang tidak pernah saya buka.
Mole adalah alat gratis untuk menyapu tumpukan itu. Ia dijalankan lewat Terminal, bukan lewat jendela aplikasi. Kedengarannya menakutkan kalau Anda belum pernah memakai Terminal, tapi perintahnya cuma beberapa kata dan ada cara aman untuk mencobanya lebih dulu.
Tulisan ini panduan memakainya, ditutup dengan angka dari log Mac saya sendiri setelah setengah tahun.
Kenapa Mac bisa penuh sendiri
Hampir setiap aplikasi menyimpan salinan sementara supaya lain kali ia bekerja lebih cepat. Peramban menyimpan gambar halaman yang pernah Anda buka. Aplikasi pengembang menyimpan hasil unduhan dan hasil kompilasi supaya tidak mengulang pekerjaan. Sistem menyimpan catatan kejadian dan laporan kerusakan.
Semua itu namanya cache, dan gunanya memang ada. Masalahnya, banyak aplikasi rajin membuat
dan malas membersihkan. Tumpukannya tinggal di ~/Library/Caches dan beberapa tempat lain,
bertahun-tahun, tanpa ada yang menengok.
Ada satu sifat penting yang membuat ini aman dibersihkan: cache bisa dibuat ulang. Kalau dihapus, aplikasinya tidak rusak — ia cuma perlu bekerja sedikit lebih lambat sekali, lalu membuat cache barunya lagi.
Memasang Mole
Kalau Anda sudah punya Homebrew, satu baris:
brew install moleKalau belum, ada pemasang resminya:
curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/tw93/mole/main/install.sh | bashCara kedua mengunduh skrip dari internet lalu langsung menjalankannya. Itu praktik yang lazim, tapi artinya Anda mempercayai sumbernya sepenuhnya. Saya sendiri pakai Homebrew.
Syaratnya macOS 12 ke atas, jalan di Mac Intel maupun Apple Silicon. Setelah terpasang,
perintahnya dipanggil dengan mo:
mo --versionKalau keluar nomor versi, pemasangannya berhasil.
Aturan pertama: lihat dulu, jangan hapus
Ini bagian yang paling ingin saya tekankan. Sebelum menghapus apa pun, jalankan dulu versi pratinjaunya:
mo clean --dry-run--dry-run artinya “jalankan pura-pura”. Mole akan memindai dan menunjukkan daftar apa saja
yang akan dihapus beserta ukurannya, lalu berhenti. Tidak ada satu berkas pun yang hilang.
Baca daftarnya. Kalau ada yang Anda tidak kenal atau tidak rela, Anda tahu itu sebelum terjadi, bukan sesudah.
Hampir semua perintah Mole punya --dry-run. Biasakan memakainya di kali pertama, untuk
perintah apa pun.
Membersihkan
Kalau daftarnya sudah Anda lihat dan tidak ada yang mengganggu:
mo cleanMole akan menyapu cache, log sistem, laporan kerusakan, dan sisa-sisa aplikasi. Prosesnya beberapa menit, tergantung seberapa lama Mac Anda tidak pernah dibersihkan.
Kalau ada cache tertentu yang Anda ingin selalu dilewati — misalnya aplikasi yang lambat sekali membangun ulang cache-nya — ada daftar lindung:
mo clean --whitelistMencopot aplikasi sampai ke akarnya
Ini kegunaan Mole yang menurut saya paling terasa, di luar urusan cache.
Waktu Anda menyeret aplikasi ke Trash, yang terbuang cuma aplikasinya. Pengaturan, cache,
dan berkas pendukungnya tetap tinggal di ~/Library, kadang sampai ratusan megabita, dan
tidak akan pernah terpakai lagi.
mo uninstallMole menampilkan daftar aplikasi terpasang, Anda pilih, dan ia mencari semua jejaknya sekalian. Waktu saya mencopot sebuah editor kode bulan ini, yang ikut terangkat bukan cuma aplikasinya tapi juga folder dukungannya, cache-nya, penyimpanan HTTP-nya, dan empat berkas preferensi yang namanya tidak mirip sama sekali dengan nama aplikasinya. Saya tidak akan menemukan itu sendiri.
Satu hal yang menenangkan: di log saya, semua yang diangkat mo uninstall tercatat dipindahkan
ke Trash, bukan dihapus langsung. Jadi kalau salah pilih, masih bisa dikembalikan selama
Trash belum dikosongkan.
Perintah lain yang saya pakai
| Perintah | Gunanya |
|---|---|
mo analyze | Menelusuri isi disk, melihat folder mana yang paling gemuk |
mo purge | Membuang sisa proyek pemrograman lama seperti node_modules |
mo installer | Mencari berkas pemasang lama yang menumpuk (.dmg, .pkg) |
mo status | Layar pemantau CPU, memori, disk, dan jaringan |
mo history | Melihat riwayat pembersihan yang pernah dijalankan |
Kalau Anda tidak pernah menulis kode, mo purge kemungkinan besar tidak menemukan apa-apa,
dan itu wajar. Sisanya berguna untuk siapa saja.
Mengetik mo saja tanpa tambahan apa-apa akan membuka menu, jadi Anda tidak perlu menghafal
daftar di atas.
Yang saya dapat setelah setengah tahun
Sekarang bagian angkanya. Mole menyimpan catatan tiap kali dijalankan, di
~/Library/Logs/mole/, jadi saya bisa menghitung mundur apa saja yang sudah terjadi.
Sejak Maret 2026 saya menjalankannya sepuluh kali. Empat di antaranya mo clean:
Totalnya 53,4 GB dari 9.825 berkas.
Yang paling banyak memakan tempat, urut dari terbesar:
| Lokasi | Ruang |
|---|---|
| Cache peramban | 8,0 GB |
/private/var (berkas sementara sistem) | 6,8 GB |
| Cache Homebrew | 6,6 GB |
| Unduhan paket pemrograman | 4,9 GB |
| Cache alat pengembang lain | 3,2 GB |
Kalau Anda bukan pengembang, daftar Anda akan tampak berbeda — porsi peramban dan sistem biasanya lebih dominan.
Tapi angka yang sebenarnya paling berguna bukan totalnya. Lihat dua batang terakhir di grafik tadi. Juni membebaskan 13,8 GB, lalu September membebaskan 12,4 GB lagi.
Dalam 3,8 bulan, sampahnya tumbuh kembali hampir sebanyak semula. Sekitar 3,3 GB per bulan.
Jadi jangan berharap sekali bersih lalu selesai. Yang masuk akal adalah menjalankannya setiap beberapa bulan, seperti membuang sampah rumah. Saya sendiri kira-kira tiga bulan sekali, dan itu terasa cukup.
Kalau ada sesuatu yang gagal
Dari 9.825 berkas, tujuh gagal dihapus dengan keterangan permission denied. Ini normal.
macOS punya pengaman bernama SIP yang melindungi sebagian folder sistem, dan beberapa folder aplikasi memang terkunci. Mole akan melewatinya dan melanjutkan. Anda tidak perlu memaksa, dan sebaiknya memang tidak.
Mole sengaja dirancang jalan tanpa sudo, dan hanya meminta izin admin kalau benar-benar
perlu. Kalau Anda bosan mengetik kata sandi, ada:
mo touchidyang membuat permintaan izin bisa dijawab dengan sidik jari.
Sebelum Anda menjalankannya
Beberapa hal yang sebaiknya Anda tahu, karena alat ini menghapus berkas:
- Pakai
--dry-rundi kali pertama. Untuk tiap perintah, bukan cumaclean. - Anggap
mo cleanpermanen. Saya memastikanmo uninstallmemindahkan ke Trash, tapi saya belum memastikan hal yang sama untukclean. Perlakukan sebagai hilang. - Aplikasi akan lambat sekali di pembukaan pertama setelah cache-nya dibuang. Ini wajar dan cuma sekali.
- Punya cadangan. Time Machine atau apa pun. Ini berlaku untuk semua alat yang menghapus, bukan cuma Mole.
Mole yang dibahas di sini adalah versi Terminal, gratis dan berlisensi GPL-3.0. Ada juga aplikasi Mac berjendela dengan nama sama yang dijual terpisah; saya belum mencobanya.
Ringkasnya
Tiga perintah yang cukup untuk memulai:
mo clean --dry-run # lihat apa yang akan dihapus
mo clean # hapus
mo uninstall # copot aplikasi sampai bersihSelebihnya bisa Anda telusuri sendiri lewat menu mo.
Angka di tulisan ini dari mesin saya: Mole 1.55.0, macOS 26.6.2, Apple Silicon, dipasang lewat Homebrew, log terhitung 25 September 2026. Nama aplikasi yang saya copot sengaja tidak saya sebut. Hasil di Mac Anda hampir pasti berbeda — yang paling menentukan adalah sudah berapa lama ia tidak pernah dibersihkan.
Komentar
Berkomentar memerlukan akun GitHub. Tulisan Anda tersimpan sebagai diskusi publik di repositori situs ini.