Portal PBJ adalah portal analisis pengadaan barang/jasa pemerintah: menelusuri penyedia, memantau paket yang sedang berjalan, membaca rencana anggaran, dan mengukur realisasinya — semuanya dari satu panel kerja.

Data pengadaan sebenarnya sudah terbuka, tersebar di SPSE dan INAPROC. Masalahnya bukan ketersediaan, melainkan bentuknya: satu paket di satu LPSE, satu rencana di satu halaman RUP, satu sanksi di satu daftar. Untuk melihat pola, seseorang harus membuka puluhan tab dan menyalin angka satu per satu. Portal ini menarik data itu dari sumber resmi, menyatukannya dalam satu basis, lalu menyajikannya sebagai panel yang bisa ditelusuri — dari profil satu penyedia sampai serapan anggaran lintas instansi.

Panel kerja

Halaman awalnya sengaja bukan kotak pencarian, melainkan pilihan panel. Kartu yang muncul menyesuaikan role akun, sehingga tiap pengguna langsung mendarat di alat yang relevan baginya.

Menelusuri

  • Pencarian Paket Penyedia — profil penyedia, nilai kontrak, sebaran daerah, LPSE, dan daftar paket yang pernah dimenangkan.
  • Rencana Umum Pengadaan — RUP pada tahap perencanaan: nilai anggaran, cara pengadaan (penyedia/swakelola), jenis, sumber dana, status PDN, dan sebarannya per instansi.
  • Paket Pengadaan Aktif — tender dan non-tender yang sedang berjalan, lengkap dengan fase aktif, jenis pengadaan, dan instansi pemiliknya.

Mengawasi

  • Realisasi Pengadaan — realisasi lintas kanal: E-Katalog, Tender, Non Tender, dan Toko Daring, dilihat dari nilai, status, kanal, instansi, maupun penyedia.
  • Analisis & Pengawasan — bagian yang paling banyak menyita waktu saya. Ia menjahit beberapa dataset sekaligus untuk membandingkan serapan rencana dengan realisasi, menghitung efisiensi lelang, menandai risiko integritas, dan mengukur kepatuhan PDN serta UMK-K.
  • Daftar Hitam — penyedia yang sedang terkena sanksi, status aktif atau berakhir, trennya, dan detail SK yang mendasarinya.

Mengelola

  • Vendor Management System — katalog vendor dari sisi toko: profil, KBLI, produk, rasio produk yang sudah dan belum pernah dibeli, hingga rekap penyedia yang belum tersentuh pembelian di tiap kabupaten/kota.
  • Manajemen Pengguna dan Data Statistik — panel administratif untuk approval akun, role, aktivitas login, moderasi testimoni, serta analisis dataset gabungan.

Sumber data

Seluruh isinya berasal dari sistem resmi: SPSE (spse.inaproc.id) dan INAPROC (data.inaproc.id). Portal ini tidak menciptakan angka sendiri — ia hanya memindahkan, menautkan, dan menyusun ulang apa yang sudah dipublikasikan, lalu menghitung turunannya.

Catatan

Yang paling menarik dari mengerjakan ini bukan bagian teknisnya, melainkan menyadari betapa banyak pertanyaan sederhana yang sebelumnya sulit dijawab. “Penyedia mana yang menang paling banyak di daerah ini?” atau “berapa rencana yang benar-benar terealisasi tahun ini?” — keduanya seharusnya cukup satu klik, dan sekarang memang begitu.

Portal ini masih tumbuh. Beberapa panel sudah mapan, beberapa lain masih saya rapikan.