Dividen BCA Cair, Saya Belikan XGLD
Dividen interim BCA termin kedua cair hari ini. Uangnya tidak saya belikan sahamnya lagi, tapi saya pindahkan ke ETF emas.
Pagi ini saya buka aplikasi sekuritas dan saldo RDN saya bertambah sendiri. Dividen BCA masuk.
Besarnya Rp25 per saham. Ini termin kedua tahun ini. Yang pertama Rp20, cair 26 Juni lalu. BCA sekarang membagi dividen interim tiap kuartal, tidak lagi menunggu setahun sekali.
Saya tidak membelikan sahamnya lagi. Uangnya saya belikan XGLD, salah satu ETF emas di bursa.
Kenapa emas
Alasannya cuma satu. Saya ingin punya sesuatu yang tidak ikut turun bersama saham.
Ini bukan soal ragu sama BCA. Sahamnya tetap saya pegang dan saya tidak berencana menjualnya. Tapi kalau seluruh uang saya ada di satu jenis aset, satu kabar buruk bisa menggerus semuanya sekaligus.
Saham bank bergerak mengikuti hal-hal tertentu. Suku bunga, kualitas kredit, kondisi ekonomi. Emas mengikuti hal yang lain. Kadang arahnya berlawanan, kadang tidak, tapi keduanya jarang bergerak bersamaan.
Saya tidak mau bilang emas pasti naik waktu saham turun. Itu tidak benar. Ada masa keduanya turun bareng, dan saya sudah pernah melihatnya. Yang saya harapkan lebih sederhana: kalau satu sedang jelek, semoga yang satunya tidak sama jeleknya.
Itu saja isi kepala saya pagi ini. Tidak ada analisis panjang.
Sebenarnya tidak ada yang perlu diputuskan
Beberapa minggu terakhir saya sudah rutin membeli emas tiap hari bursa. Sudah saya tulis di catatan sebelumnya, termasuk hitungan ongkosnya.
Jadi dividen ini tinggal ikut jalur yang sudah ada. Uang masuk, dibelikan emas, selesai. Tidak ada pertimbangan baru, tidak ada yang perlu ditimbang ulang.
Ada satu hal yang saya suka dari cara ini. Uangnya tidak pernah terasa benar-benar masuk. Dia cuma lewat: dari saham BCA, mampir sebentar di RDN, lalu berubah jadi emas. Tidak sempat berubah jadi uang jajan.
Kalau dividennya saya transfer dulu ke rekening biasa, saya cukup kenal diri sendiri untuk tahu apa yang terjadi berikutnya.
Soal porsinya
Saya sengaja tidak menulis angkanya di sini. Yang bisa saya bilang, jumlah dividennya kecil dibanding nilai portofolio saya, dan setelah dibelikan emas pun porsinya belum berubah banyak.
Memang begitu cara kerjanya. Satu kali dividen tidak akan menyeimbangkan apa pun. Yang menyeimbangkan adalah melakukannya berulang kali, pelan-pelan, selama beberapa tahun.
Termin ketiga katanya Desember. Kemungkinan besar saya melakukan hal yang sama.
Data dividen di atas dari pengumuman resmi BCA: Rp25 per saham, cum date 28 Agustus 2026, pembayaran 16 September 2026. Tulisan ini catatan pribadi, bukan saran investasi.
Komentar
Berkomentar memerlukan akun GitHub. Tulisan Anda tersimpan sebagai diskusi publik di repositori situs ini.