Yuk Kita Saling Kafir Mengkafirkan

Kadang saya bingung dan disitu saya merasa sedih, kok ya telinga-telinga bangsa kita, bangsa Indonesia ini cepet banget merahnya, apalagi jika mendengar 1 kata sakti “kafir”.

Padahal beberapa tahun yang lalu, mungkin 15 tahun yang lalu, ada anak kos bersuku batak bermarga Lubis yang sering di ledekkin “Dasar Batak Kafir lo” hehehe, dan Alhamdulillah gak pernah sampe kuping merah dan ngamuk-ngamuk setelahnya.

Arti kata “Kafir” sendiri setahu saya yang awam ini adalah “ingkar / menyembunyikan / menolak” berasal dari asal kata bahasa Arab yang kemudian di Indonesiakan, sebenarnya dalam tata bahasa acak kadul saya gak ada yang salah dengan kata ini dalam penggunaannya di obrolan bebas.

Memang saat ini kesannya hanya orang beragama Islam yang boleh nyebut kata ini untuk dinisbatkan ke pemeluk agama lain dalam hal ini non Muslim. Padahal menurut saya, karena kata “Kafir” ini sudah di “Indonesiakan“, non Muslim pun berhak nyebut dan menggunakan kata “Kafir” untuk menisbatkannya ke Muslim. Nah jadi kira-kira di mana letak kesalahannya, jika saya menyebut anda (non muslim) sebagai orang kafir ataupun sebaliknya anda menyebut saya (muslim) sebagai orang kafir, gak ada yang salah kan, dan Insya Allah saya gak akan marah jika disebut “Dasar kafir lo” oleh non Muslim atau bahkan Muslim sendiri hehehe.

Mangkanya sekarang saya mengajak anda semua untuk saling kafir mengkafirkan, biar terbiasa dengan kata-kata ini sehingga telinga tidak cepat merah dan emosi lebih terjaga sehingga persatuan serta kesatuan bangsa tetap terjaga.

Toh yang tahu kafir tidaknya pribadi hanyalah kita sendiri dan Tuhan.

 

Menentukan 1 Syawal 1436H

Puasa belum dimulai, sore nanti rencananya baru akan dimulai sidang Itsbat oleh Pemerintah, Ormas Islam dan Astronom serta para pakar Ilmu Falak untuk menentukan kapan tepatnya masuk 1 Ramadhan 1436. Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya di artikel sebelumnya, bahwa ada pendapat dikalangan awam yang menyatakan bahwa hasil Hisab dari salah satu Ormas yang biasanya jauh hari sudah menentukan tanggal pasti 1 Ramadhan dan 1 Syawal adalah yang paling benar dan paling akurat, mereka mungkin lupa dengan Hadits Rasulullah SAW terkait penentuan awal bulan, yang bisa ditemukan pada artikel-artikel berikut :

  1. http://www.ahmadzain.com/read/karya-tulis/275/penentuan-awal-ramadhan/
  2. http://muslim.or.id/ramadhan/menentukan-awal-ramadhan-dengan-hilal-dan-hisab.html
  3. http://www.arrahmah.com/ramadhan/penetapan-awal-ramadhan.html

Di Indonesia sendiri, Pemerintah bersama Ormas Islam serta Ahli Ilmu Falak biasanya menggunakan metode Hisab Imkan Rukyat, yaitu metode Hisab (berhitung) dengan juga memperhatikan Rukyat sebagai penentu akhirnya. Metode Hisab digunakan untuk menentukan hari yang pas, sudut, ketinggian dari bulan yang bisa dilihat oleh mata (Rukyat). Sehingga dihasilkan angka patokan (2 – 3 -8), yaitu:

Baca Selengkapnya

Menghitung 1 Ramadhan 1436H

Sudah kurang lebih satu bulan saya gak nulis apa-apa di blog ini. Nah, kali ini, di penghujung bulan Sha’ban, saya ingin berpartisipasi untuk melakukan hisab dan rukyat penentuan awal Ramadhan. Saya pernah mendengar bahwa belajar Ilmu Falak merupakan salah satu sunnah untuk umatnya Nabi Muhammad SAW, dan agar kita tidak sekedar ikut-ikutan dan tetap berpikir kritis dalam menyambut bulan Ramadhan yang kita cintai ini.

Sering sekali terjadi perbedaan hari dalam penentuan awal bulan Ramadhan ini, apalagi salah satu ormas biasanya jauh hari sudah menentukan tanggalnya sendiri, sehingga “ada” yang beranggapan bahwa perhitungan yang canggih hanya dari ormas ini. Padahal pemerintah pun juga menggunakan perhitungan dan alat yang canggih untuk melakukan perhitungan, sama seperti dengan salah satu ormas tersebut. Namun biasanya pemerintah juga mempertimbangkan Rukyat sebagai salah satu kriterianya karena memang ada hadits shahih untuk melakukan Rukyat (melihat bulan) dalam penentuan awal bulan.

Baca Selengkapnya

Takdir Allah Soal Kematian

Pagi tadi dapet berita duka tentang meninggalnya seorang teman (sudah pensiun 1 tahun yang lalu). Dengan penyebab medis karena stroke.

Mmm, umur memang rahasia Allah, tidak ada satu makhluk pun yang mengetahuinya. Yang kemaren masih sehat bisa tiba-tiba dipanggil Allah SWT, yang sakit pun bisa panjang umur. Gak ada sesuatu yang pasti kecuali Allah SWT.

Kematian ada pengingat bagi yang masih hidup agar berhati-hati dalam menjalani hidup ini, semoga hati ini selalu terbuka atas segala rahmat Illahi …

Rahasia Allah Soal Ajal

Bener-bener kaget barusan, baca berita di facebook tentang seorang teman yang dikabarkan meninggal dunia. Padahal beberapa hari sebelumnya masih aktif dan sehat, ditandai dengan status-status lucunya di facebook khususnya soal pemadaman listrik oleh PLN yang biasa disebutnya sebagai “si Anem”.

Sedih, kaget dengan berita ini, dan pantas dijadikan ibrah buat kita semua bahwa Rejeki, Jodoh dan Maut adalah rahasia Allah SWT, dan suka atau tidak suka, siap atau tidak siap kita juga tinggal tunggu giliran aja, cepat atau lambat kita semua akan juga dipanggil Allah SWT…

Selamat jalan bang Irvan Rismayadi, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT …